Masih terus UP date

  • curhat /
    28 Aug 2015

    Nama Desaku Karah dan inilah sejarahnya

    Ketika kelas 2 SMA dulu saya pernah mendapatkan tugas dari guru untuk menuliskan tentang sejarah desa masing masing. Waktu itu tak ada yang mampu menyelesaikan atau bahkan tak ada yang mau membuat tugas tulisan itu.Bisa dibilang sebuah rejeki bagi saya waktu itu duduk bersama orang tua itu, sebuah rejeki yang tidak dimiliki oleh orang kebanyakan di desa saya. Ataupun sebuah Rejeki buat anak anak generasi saya yang kemungkinan tak pernah tau tentang sebuah sejarah yang ada di desanya.Sejarah karah tak terlepas dari nama tokoh masyarakat bernama sayyid wazir bin nyai ayu bin sulaiman bin Abdurrahman bin umar basyaiban . Namun orang lebih mengenal nama beliau dengan sebutan kyai wijil atau mbah wijil .Makam Ki Wijil ada di samping Masjid Al-Muttaqin jalan Ketintang Barat Gang II Surabaya.s
  • curhat /
    16 Aug 2015

    Gunung itu bukan pasar

    Naik gunung itu memang mudah, tapi lebih mudah kalau mengerti ilmunya Sangat menyenangkan bisa tiba dipuncak gunung, tapi lebih menyenangkan kalau bisa pulang dengan selamat Bisa naik gunung itu memang keren, tapi lebih keren bisa pulang dengan sehat walafiat Naik gunung itu bukan hanya wisata, naik gunung itu adalah olah rasa Naik gunung bukan hanya menyiapkan fisik dan mental, tapi naik gunung juga harus memperluas wawasan Naik gunung adalah semangat, bukan hanya untuk mencari kesenangan Naik gunung itu adalah pembelajaran bukan hanya petualangan Naik gunung adalah untuk menemukan surga, bukan berada ramainya pasar Digunung itu untuk menemukan keindahan, bukan malah menemukan kotoran Naik gunung itu memang asyik apalagi bisa upacara 17an dipuncaknya. Tapi lebih asyik kalau sudah belajar
  • curhat /
    12 Aug 2015

    Bangsa Kasihan

    Kasihan bangsa yang memakai pakaian yang tidak ditenunnya,memakan roti dari gandum yang tidak dituainyadan meminum anggur yang tidak diperasnya Kasihan bangsa yang menjadikan orang bodoh menjadi pahlawan,dan menganggap penindasan penjajah sebagai hadiah. Kasihan bangsa yang meremehkan nafsu dalam mimpi-mimpinya ketika tidur,sementara menyerah padanya ketika bangun. Kasihan bangsa yang tidak pernah angkat suarakecuali jika sedang berjalan di atas kuburan,tidak sesumbar kecuali di runtuhan,dan tidak memberontak kecuali ketika lehernyasudah berada di antara pedang dan landasan. Kasihan bangsa yang negarawannya serigala,falsafahnya karung nasi,dan senimannya tukang tambal dan tukang tiru. Kasihan bangsa yang menyambut penguasa barunyadengan trompet kehormatan namun melepasnya dengan cacian,ha
  • Review /
    8 Aug 2015

    Tak Perlu Bangga dengan Produk dari Luar Negeri

    Bila saya harus berbicara Produk Indonesia saat ini, saya sudah berani bilang secara kualitas kita tak akan kalah dengan produk dari luar negri. Di Pameran Produksi Indonesia 2015 (PPI2015) yang diadakan di Grand City Surabaya dan sekarang berjalan dari tanggal 6- 9 Agustus ini saya menemukan banyak bukti buktinya. Seiring berkembangnya Teknologi, Produksi yang dihasilkan di Indonesia juga semakin menunjukan kualitasnya. Banyak Produk yang diciptakan oleh orang Indonesia yang menurut saya akan mampu bersaing di Pasar Internasional. Ini bukan berlebihan atau saya terlalu mengunggulkan Produk dalam negri, tetapi dari liputan yang saya lakukan dipameran ini mengembalikan kepercayaan diri bahwa kita juga patut untuk berbangga dengan Produk yang diciptakan dari Indonesia. Dari sekian ba
  • curhat /
    9 Jul 2015

    Mending dadi Gendeng

    Ini bercerita tentang dua teman saya tanpa perlu saya sebutkan nama mereka, 2 orang gila yang saya kagumi. Orang pertama ini bekerja pada sebuah media massa online di Surabaya, cara kerja untuk ukuranku sih termasuk gila. Meskipun bagi orang lain hal itu hal biasa, bagaimana kerja dengan perusahaan orang kok bisa kerja semaunya. Datang sesuka hati, pulang semaunya, dan penampilan terserah dia. Pada perjalanan waktu dia dituntut untuk gila, kerja dari pagi hingga pagi tanpa henti atau bisa jadi malah tanpa kekantor sama sekali. Bahkan sayapun pernah diajak menemani dia pada pukul 11 malam dikantornya.Tapi semua kegilaan itu malah mulai dipertanyakan sama orang lainya, sehingga pekerjaan itu harus mulai berseragam. Jam kantor harus sesuai aturan, seragam harus sama dengan lainya (untung ota

Author

Recent Post

Recent Comments