Masih terus UP date

Ayo ikut menyaksikan peristiwa bersejarah Gerhana Matahari Total 2016

17 Feb 2016 - 15:27 WIB

Di Indonesia sendiri menurut catatanya sudah menjadi tuan rumah buat Gerhana Matahari total sejak tahun sejak 1896. Pada 1906 para ilmuwan barat mengunjungi Bengkulu untuk menyaksikan gerhana matahari. Gara-gara Einstein dengan teori relativitasnya tahun 1911 pada tahun 1929 banyak peneliti yang ingin membuktikan teorinya itu di Hindia Belanda yang pada waktu itu Gerhama Matahari Total melintasi Aceh lalu bergerak ke Laut Cina Selatan. Sehingga Indonesia pada waktu itu yang masih bernama Hindia Belanda menjadi tempat penelitian penting bagi ahli astronomi dunia.

Di tahun 1983 Gerhana Matahari Total melintasi sejumlah kota di Jawa seperti Yogyakarta, Solo, Semarang, Kudus, Cepu, Madiun, Kediri, dan Surabaya. Sementara, Jakarta hanya dibayangi gerhana sebagian. Hanya beberapa orang saja yang berani menyaksikan fenomena alam semacam ini karena adanya larangan dari pemerintah pada saat itu untuk Menyaksikan Gerhana matahari seperti ini.

Gerhana Matahari Total juga pernah hanya melintasi Indonesia di tahun 1988 tapi berbeda dengan tahun 1983 yang melintasi pulau Jawa yang aksesnya mudah. Pada tahun 1988 titik pengamatan yang ideal ada di pedalaman Sumatera dan Kalimantan. Bahkan ada di pulau kecil yang tak mempunyai sarana memadai.

Sekitar enam menit, matahari seolah sirna. Orang-orang tua kerap mengibaratkan Dewi Sri sebagai lambang kecantikan yang ditelan Sang Kala Rahu lambang kejahatan. Inilah Gerhana matahari total yang terlama pada akhir abad ke-20, di sebuah pulau yang padat penduduknya. Selama gerhana, keluarga bocah itu tidak meninggalkan tempat duduk mereka. Tak satu pun yang berani mendekat jendela.

Gerhana Matahari Total (GMT), merupakan fenomena alam dimana posisi atau kedudukan matahari, bulan, dan bumi pada satu garis lurus. Dampak dari kejadian ini, sebagian bumi akan terkena bayangan gelap bulan, sehingga tidak dapat melihat matahari.

“Kejadian ini sangat jarang terjadi Gerhana Matahari Total akan kembali berlangsung di tempat yang sama dengan membutuhkan waktu 350 tahun. Tapi untuk berburu Gerhana Matahari Total itu seperti mengejar sesuatu yang tak pasti dan kadang menjadi sia-sia ketika cuaca buruk menghadang.

Kini di tahun 2016 Indonesia juga akan dilewati Gerhana Matahari total (GMT), sebuah peristiwa yang langka dan special yang terakhir terjadi di tahun 1995 (21 tahun yang lalu). Pada tanggal 9 Maret 2016 mendatang, jalur GMT akan melintasi (sebagian area) Pulau Sumatera, Kalimantan, Sulawesi hingga Maluku. 

Salah satu tempat yang akan dikunjungi wisatawan buat menyaksikan Gerhana Matahari nanti adalah di Belitung dan Pantai Tanjung Layang sebagai lokasi Utamanya. Dengan Sambutan Festival Gerhana dengan pementasan seni budaya dari pemkabnya nanti Belitung tentu menjadi tempat yang menarik buat dikunjungi para traveler dan ilmuwan pemburu Gerhana Matahari nantinya.

Sebagai seorang Blogger dan masyarakat Indonesia tentu saja akan menjadi anugerah besar bila dapat menyaksikan moment special seperti ini. Menyaksikan Gerhana Matahari Total dengan Mata kepala Sendiri.

Peristiwa yang tak biasa yang tak dapat disaksikan oleh semua orang mejadi daya tarik tersendiri bagi saya, ataupun orang yang gemar traveling. Indonesia Sendiri saat ini menjadikan fenomena alam ini menjadi sebuah obyek wisata yang dapat menarik minat turis manca Negara.

Sebuah cerita yang akan disajikan adalah sebuah pengalaman pribadi yang tak akan mudah untuk dilupakan. Sayangnya tidak semua masyarakat Indonesia itu bisa menyaksikan secara langsung, tapi dengan adanya kami para blogger dan juga para traveling yang gemar menulis dan berfoto ria semoga nantinya akan menularkan apa yang kami lihat, apa yang kami nikmati bisa menjadi suatu makna bagi masyarakat Indonesia. Dan ikut menyumbangkan catatan indah bagi dunia astronomi dan wisata Indonesia.


TAGS   Laskar Gerhana detikcom /


Author

Recent Post

Recent Comments

Archive