Masih terus UP date

Rindu Sunyi

24 Feb 2015 - 17:34 WIB

e6d0ebeed086d391ead14998bb809a80_img_20150125_140436

Perjalanan kali ini tanpa arah, meski sebenarnya kami sudah memiliki tujuan. Tempat sepi dan menikmati sunyi diantara pematang adalah tujuan kami.

KALI INI AKU TAK MENEMUKAN TANDA TANDA ATAU MALAH AKU YANG TAK MEMBERIKAN TANDA TERSEBUT.

Hawa dingin yang merasuki diri, tapi hati ini bukanlah pengobral mimpi tak ada janji yang harus aku tepati. Ah sudahlah lebih baik kulepaskan saja dan biarlah mengalir seperti darah yang membuat jantung ini bergetar.

Pantai bukan lagi tempat yang menakjubkan, kami ingin sesuatu yang lain yang lebih bermakna. Meski kami terasa asing dinegri sendiri, tetapi kami berhasil menjadi selebriti.

Ubud memiliki kelas tersendiri dimata wisatawan mancanegara, meski hanya sedikit panorama dasyat yang ditemukan ditempat ini. Wisata ke Ubud bukanlah untuk berburu landscape, tapi disinilah kita mencari ketenangan. Itulah yang banyak diincar wisatawan asing yang sudah jenuh dengan keramaian.

Kamipun mencoba mendapatkan sensasi tersebut, wisatawan domestic yang jarang sekali terlihat berkeliaran pada malam hari di Ubud ini. Bahkan di waktu itu kami adalah satu satunya wisatawan domestic sehingga terasa asing buat orang asing yang berkunjung kesini.

Meskipun ada kehidupan hingga larut malam tetapi begitu kami sampai di penginapan suasana sunyilah yang kami dapati. Malah kami yang membuat suasana gaduh tersebut dengan main kartu remi. Tapi kamipun ikut menghormati kesunyian ini hingga unjuk diri sebelum hari berganti.

117f326cf8b8a072bf7b4050b68cb097_img_20150125_105618

Campuhan ridge walk bagiku tak terlalu special, masih kalah jauh dengan Savana savanna yang ada di Gunung Argopuro. Tapi tempat ini cukuplah berkesan seperti halnya Slank mengabadikan dengan sebuah lagunya “Tepi Campuhan”.

Kesalahan kami hanyalah pada jadwal perjalanan yang dilakukan menjelang matahari berdiri tegak di atas kepala. Tapi seperti kata seorang dari kami Trip Ubud bukanlah Trip biasa, yang harus bangun pagi untuk mengejar matahari hingga isitirahat sebelum hari berganti.

INI ADALAH UBUD, DIMANA SEMUA ORANG INGIN MENIKMATI SETIAP LANGKAH KAKI, MENSYUKURI SETIAP DETIK HEMBUSAN NAFAS DIHATI. INI ADALAH UBUD, TEMPAT YANG KAYA DENGAN SENI UNTUK MENEMUKAN KETENANGAN HATI

Bagi sebagian orang Indonesia memandang hijaunya padi di Sawah itu mudah sekali, setiap daerah di Pedesaan penuh dengan persawahan. Entah mengapa kami juga akhirnya memutuskan untuk pergi kesawah….

d06bd8d60a396bb9b93f125edbbd3ed3_img_20140928_104054

Tapi sensasinya adalah bahwa keindahan Sawah di Bali itu dinikmati oleh dunia, turis asing sangat menikmati hembusan anginnya, sejuk airnya dan berjalan di pematangya. Sedangkan di kota besar atau bahkan sekarang mulai menjarah ke desa desa, jual beli sawah malah untuk pembangunan perumahan dan gedung bertingkat. DAN SEOLAH ORANG INDONESIA ITU TAK MEMBUTUHKAN SAWAH LAGI

Di Ubud sungguh dalam hati ini aku ingin menari seperti pemain seni yang pentas dimalam hari, karena ternyata aku merindukan sunyi

Ubud 24-26 Januari 2015


TAGS   Trip Ubud / Desa Ubud / Wisata Ubud /


Author

Recent Post

Recent Comments

Archive