Masih terus UP date

Penikmat Alam

13 Jun 2015 - 14:53 WIB

 

sumber foto dari google

Ternyata aku hanyalah seorang penikmat, bukan seorang pecinta. Segala anugerah yang engkau berikan semuanya hanya aku nikmati dan tak bisa aku balas dengan cinta. Berbagai kesemptan untuk mengunjungi indahnya alammu, hanya kenikmatan yang aku rasakan. Aku tak mampu untuk memberikan cintaku padamu.

Tugas yang kau berikan untuk mencintai alam belum mampu aku lakukan. Sekali lagi aku hanya mampu untuk menikmati.

Ranu kumbolo oh Ranu Kumbolo

Aku sangat rindu untuk berada dalam dekapanmu, aku rindu untuk memandangmu, tapi aku takut untuk mencintaimu. Aku sangat senang berada disampingmu, tetapi aku tak tahu apakah kau ikhlas menerimaku. Aku mungkin bisa tak membuang sampah ditempatmu. Tapi aku tak sadar telah merusakmu.

Aku sangat bangga telah berfoto bersamamu, tapi justru ternyata itu menjadi celaka bagimu. Hasil fotoku malah makin mengundang banyak orang untuk berfoto bersamamu. Tapi kami tak sadar tentang perasaanmu untuk berfoto bersama kami.

Sampah bagiku hanyalah seputar plastik dan kaleng, atapun barang yang terdaur ulang lainya. Tapi engkau selalu menelan kotoran yang keluar dari perutku. Aku mungkin tak mematahkan rantingmu, tapi aku selalu menginjak rumputmu. Aku mungkin sudah menyimpan puntung rokokku, tetapi engkau selalu menghirup asap dan api yang aku buat.

Banyak cerita mengenai kecantikamu, tapi tak banyak orang yang mendengar deritamu. Pesonamu makin merona diberbagai media sosial, tapi curhatmu tak pernah terdengar di khalayak umum. Maaf aku tak mampu untuk melarang orang datang padamu, karena aku hanyalah salah satu penggemar beratmu.

Maaf aku hanya mampu untuk menikmati indahnya alammu, tanpa tahu bagaimana caranya untuk mencintaimu. Ya allah gusti ternyata aku hanya mampu menikmati semua indahnya pemberianmu, tanpa pernah aku membalas mencintaimu.

 


TAGS  


Author

Recent Post

Recent Comments

Archive