Masih terus UP date

Sepenggal Kisah di Pantai Tegalwangi

20 May 2015 - 23:31 WIB


Kami bukanlah para pemimpi 
Walau terkadang kami menyepi n menyendiri 
Kami akan selalu berdikari 
Meskipun hidup kami adalah penuh tragedi

Di tepi danau Buyan ini tiba tiba hapeku berbunyi, nomor yang tak kukenal terpampang disitu. Setelah dua malam aku nonaktifkan karena ingin menikmati camping di danau Buyan, akupun mengangkat telpun tersebut. Suara dari seseorang bernama Bayu yang ingin mengadakan foto pre wedding di Pantai Tegalwangi Jimbaran, tempat yang memberikan kesan buatku.

Ingatankupun melayang ke lima tahun yang lalu.

Pantai Tegalwangi terletak di desa Adat Jimbaran kecamatan Kuta Selatan, kabupaten Badung. Pantai berpasir putih yang berada di area Pura Segara Tegalwangi. “Kadek Dwi” salah satu Jegeg idaman di Sekolahku. Di pertengahan kelas 11 akupun memberanikan diri untuk mendekatinya.

Bali adalah surganya pantai, dan akupun merayu Geg Dwi begitu aku memanggilnya dengan membawanya ke berbagai surga di Pulau Bali. Membawa Geg Dwi menyaksikan Sunset di Pantai Pandawa, hingga tanah lot. Ataupun menyaksikan sunrise ditemani lumba lumba di pantai Lovina. Pernah juga aku membawanya untuk menyaksikan indahnya pesta kembang api di Pantai kuta dari pantai Pemuda.

Tetapi yang paling sengsara adalah ketika aku mengajak Geg Dwi ini  ke desa Git git untuk menikmati Air Terjun Kembarnya. Setelah berbasah basah ria di air terjunya, kami juga harus berbasah basah sepanjang perjalanan pulang hingga Denpasar di rumahnya.

Hal yang paling indah adalah pantai Tegalwangi itu, sambil menyaksikan sunset diatas bukit memandang pesona alam yang menawan, hatikupun tertawan oleh pesona senyumanya. Seperti pantai Tegalwangi yang memberikan ke Indahan panorama dan jawaban yang diberikan waktu itupun memberikan keindahan ganda buatku. Geg Dwi menerimaku menjadi kekasihnya di Pantai Tegalwangi.

Hari ini aku bersama dua orang temanku yang selalu siap membantu untuk melakukan sesi pemotretan di Pantai Tegalwangi. Aku melakukan setting tempat sebelum Bli Bayu dan calon pengantinya datang.

Pantai Tegalwangi berjarak beberapa meter dari Hotel and Resort AYANA yang beberapa fasilitas hotel cukup jelas terlihat dari kejauhan. Untuk settingan pertama aku berencana mengambil gambar di atas bukit dengan background Pantai dan Ayana Resort. Tempat ke dua rencana nantinya akan kami lakukan di pantainya, cukup melewati jalan setapak berbentuk karang sebagai anak tangganya.

Pantai Tegalwangi bibir pantainya tak selebar pantai Kuta maupun Pandawa tetapi keindahan pantainya dengan tebing tebing panjang sangat menawan untuk dikenang, sambil menunggu akupun sekali lagi menikmati keindahan ini dengan duduk diatas bukit. Beberapa orang datang juga ingin menikmati hal yang sama, para pemancing mulai asyik menikmati hasilnya.

Pukul 5 sore telpun dari Bli Bayupun menghiasi keindahan moment ini, dia mengabarkan telah dekat dengan Hotel Ayana. Aku dan Bli bayu sepakat untuk mengambil gambar di Sore hari agar hasil fotonya nanti bisa mendapatkan sunset di pantai ini.

Tetapi Kali ini Pantai Tegalwangi tak memberiku rasa nyaman, tak memberikan keindahan dihatiku. Karena Bli Bayu yang bernama lengkap “I Gusti Bayu Putra” datang bersama calon pengantinya yang bernama “Ni Kadek Dwi” Jegeg yang memutuskanku diwaktu kelulusan sekolah dahulu.

*Jegeg dalam bahasa Bali adalah gadis cantik


TAGS  


Author

Recent Post

Recent Comments

Archive