Masih terus UP date

Kuatlah Binar

9 Feb 2014 - 20:17 WIB

lanjutan cerita sebelumnya

KEBENCIAN BESAR AKAN MENJADI BOM WAKTU YANG AKAN MELEDAK, SALAH SATU CARANYA ADALAH MEMBUNUH

PAK Busri adalah mantan pengelola Bonbin yang saat ini sedang diusut kasusnya oleh polisi, dengan Bantuan Cruz tim penyelidik banyak menemukan bukti- bukti baru. Dengan analisa- analisa yang matang hasil dari kejelian Cruz mengenali kejanggalan yang masih luput dari perhatian tim penyidik. Hal ini menyebabkan pak Busri merasa makin ditelanjangi oleh Cruz yang terkadang diberi waktu oleh polisi dengan pertanyaan- pertanyaan kepadanya. Cruz tetap menjaga kode etiknya, bahwa tak semua informasi itu menjadi bingkai tulisan berita. Bagi pak Busri Cruz adalah ancaman yang berbahaya, sebelum menemukan bukti-bukti lebih besar nantinya pak Busri berencana untuk menutup mulut Cruz. Tapi pak Busri ternyata keliru Cruz bukanlah pemuda yang mau disuap, sehingga cara satu satunya adalah dibunuh.

Dengan teror pada Cruz ternyata tak berhasil, hingga berbagai kesempatan berusaha untuk mencelakai Cruz. Sebenarnya Cruz mulai menyadari adanya ancaman tersebut dan mengetahui siapa dalang dibalik teror dan serangan fisik, tapi Cruz belum memiliki bukti yang kuat. Sekuat tenaga Cruz berusaha menyembunyikan semua ancaman itu pada keluarganya. Cruz sempat mendapatkan sms gelap yang berisi ancaman semua keluarga dan orang- orang yang disayanginya akan dibunuh. Hal itulah yang membuat Cruz sementara waktu ingin menjauhi Binar, dan tak menginginkan Binar mengalami teror atau bahkan menjadi korban. Dan malam ini akan menjadi alasan bagi Cruz untuk menjauhkan Binar darinya, sebuah pengorbanan besar bagi Cruz.

Pukul 11 malam semua petugas dari pemkot pulang dari piket untuk menjaga Bonbin, Cruz juga memilih untuk pulang kerumah. Tak ingin semua emosi kesedihan menjadi berlarut- larut, dan tak ingin melampiaskan dengan berhura- hura atau kongkow dengan teman- temanya. Cruz yang lelah baik fisik maupun mental lebih memilih untuk pulang. Tempat tinggal Cruz berada di daerah Surabaya Barat, untuk mencapainya secara cepat dengan melewati sebuah kawasa elit Surabaya. Kawasan dimana terdapat kota didalam kota, kawasan dimana ada rumah replika bergaya Eropa, Amerika dan Asia menjadi satu disana. Kawasan dimana kaum pribumi asli menjadi kaum minoritas atau hanya sebatas pekerja, jarang sekali pribumi menjadi penguasa diwilayah tersebut.

Cruz yang pulang menggunakan Sepeda Motor, sudah merasa curiga pada 2 motor dibelakangnya yang telah mengikuti sejak dari Bonbin tadi. Cruz masih tenang karena jalan yang dilalui masih tergolong jalanan kota, masih terbilang aman karena keramainnya ditambah makin banyak kendaraan yang menemaninya selama perjalanan pulang. Tetapi Crus mulai khawatir bila sudah melewati kawasan elit menuju luar kawasan elit menuju kampungnya, terdapat jalanan panjang yang sepi, masih ada perbaikan jalan akan menjadi bahaya bila makin menancapkan gas terlalu kencang. Tapi tak ada pilihan lain bagi Cruz karena 2 pengendara motor itu makin nampak mencurigakan, meskipun berkali kali Cruz mengingkarinya dalam hati.

Cruz mulai memacu motornya hingga 60km/jam, sebuah kecepatan tak wajar mengingat kondisi jalan yang masih dalam tahap perbaikan. Tapi hal itu harus dilakukan karena saat ini Cruz sedang berkejaran dengan 2 motor asing. Tak ada pilihan lain meskipun jalan aspal tak sempurna, jalur tersebut merupakan daerah rawan karena sepi dan jauh dari kawasan perumahan elit dan juga kampungnya. Cruz makin menambah kecepatanya hingga 80km/jam karena 2 motor asing makin mendekat, jarak aman dengan kampungnya masih 2km lagi tapi motor asing makin merapat dan 1 diantaranya berhasil melewati Cruz. Cruz mulai panik dan tak berkonsentrasi pada jalan, 1 motor yang berhasil melewati dan…… sebuah kejadian yang tak terdugapun terjadi. 1 motor yang berhasil melewati, ditunggangi oleh dua orang satu orang diantaranya berhasil menendang setir motor yang dikemudikan oleh Cruz

Motor Cruz terbanting ke kanan, sedangkan Cruz terhempas kedepan sejauh beberapa meter dari motornya, kepala Cruz terbentur kerasnya jalanan. Mendapat peluang emas 1 motor dibelakang Cruz menyambut dengan melindas Cruz yang sudah tak berdaya hingga akhirnya Cruz meninggal secara mengenaskan. Sementara 2 motor langsung kabur meninggalkan Cruz yang sudah tak bernyawa.

Binar tak mampu lagi menahan rasa sedih, meskipun belum patut memiliki kesedihan yang dirasakan keluarga Cruz. Tapi Binar sudah tak mampu lagi membendung air matanya, tak mampu mengontrol semua emosi tubuhnya ketika mendengar berita yang disampaikan saat pagi menjelang oleh Jay sahabat dekat Cruz, dan menjadi sahabat dekat mereka berdua. Kini hanya kesedihan, Cuma ada kesedihan. Penyesalan binar karena tak mampu menjelaskan firasat- firasat yang dirasakanya pada Cruz. Hanya ada harapan, harapan pada Cruz untuk satu kali saja percaya pada zodiak. Kini kekasihnya benar- benar pergi meninggalkan dirinya untuk selamanya.

END

sumber foto dari zodiak-hotel


TAGS   arti zodiak / tentang zodiak /


Author

Recent Post

Recent Comments

Archive