Aku bukanlah sosok yang rame walaupun tidak dapat aku pungkiri aku juga bukan orang yang pendiem. Waktu kecil aku merasa iri sama temanku pada saat ulang tahunnya selalu dirayakan oleh dengan mengundang semua teman sebayanya. Yang terjadi tiap tahun aku hanya datang saja pada acara ulang tahun tetapi keluargaku tidak pernah membuat pesta buatku saat ulang tahun.
Beranjak Remaja aku biasa menyembunyikan hari ulang tahunku pada teman temanku, tetapi hal itu tetap saja nggak bisa lolos dari salah satu teman yang mengetahui tanggal lahirku. Dan yang terjadi adalah di hari Ulang tahun di isi dengan acara makan makan atau bahkan yang lebih buruk yaitu dilempari telur atau diangkat ke selokan.
Ya namanya remaja hal tersebut adalah sebuah kebahagiaan, dan tiap tahun aku juga harus menyiapkan dana lebih buat merayakan ulang tahun. Tapi saat kuliah hal itu ingin aku rubah dengan kegiatan yang lain. Walaupun tetep ada saja acara makan makan, tetapi suasana yang berbedalah membuat itu aku ingat selalu.
Kami berlima 3 sebagai peserta dan 2 orang pendamping, kami sebagai seorang peserta latihan pada waktu itu harus mengikuti program di salah satu organisasi kami. Semua temanku sebenarnya belum mengetahui bahwa hari itu adalah hari special buatku dan aku sengaja menyimpan hal tersebut.
Sehari sebelum hari H aku harus melakukan kegiatan Panjat Tebing di salah satu tempat di Daerah Gresik hingga sore hari, pada malam harinya karena capek semua orang tidur lebih dibawah jam 12 Malam tetapi aku memaksakan diri untuk tidak kehilangan Momen ini.
Aku keluar tenda dan melihat indahnya langit dengan hembusan angin sambil menatap sekitarku, tebing tempat aku latihan dan yang selalu aku nikmati adalah pemandangan desa di bawah tempat Campingku, sesaat itu aku menikmatinya detik pertama hari Ulang tahunku di tempat yang Sunyi ditemani hembusan angin dan suara jangkrik jangkrik yang terus menerus seolah mereka mengucapkan “SELAMAT ULANG TAHUN ke 21 CANDRA PONCO” hingga hampir satu jam kejadian itu berlangsung.
Postingan ini adalah diikutsertakan dalam lomba posting di dBlogger

Perjalanan yang terencana tapi tidaklah sesuai rencana, untunglah ternyata bisa dinikmati (bukanlah Candra kalo tidak bisa menikmati setiap perjalanan :D). Dalam setiap perjalanan di Sulawesi saya selalu berusaha untuk tidak tidur, tetapi ini kedua kalinya menjadi perjalanan yang saya lewatkan dengan tidur diperjalanan.
Dah lama juga ternyata aku nggak update ni blog, bukan karena kesibukan sebenarnya Cuma alasan klasik yaitu malas. Dari kemaren sudah banyak ide yg ingin aku tulis tapi entah kenapa itu berhenti saat aku sedang online. Aku pernah ingin menulis pengalamanku waktu camping di Pantai bira, atau menulis perjalanku menembus pulau Sulawesi selatan dari barat ke Timur dengan naik Motor, atau bahkan pengalaman pertama dan yg menakutkan karena menghadapi badai di tengah lautan ketika pulang dari Pulau Barang Cadi menuju Makasar. Semua seolah takut untuk keluar dari kepalaku.



